4:02 am - Thursday February 23, 2012

Di Duga Penyebar Ajaran Sesat, Pesantren Tajul Muluk Di Bakar

Tajul Muluk SampangAparat keamanan dituding membiarkan pembakaran madrasah Syiah di Nangkernang, Sampang, Madura. Ini diungkapkan pembina Syiah Nangkernang Sampang Tajul Muluk menyusul pembakaran di kampungnya. Hingga kini belum diketahui korban jiwa dalam pembakaran tersebut.

Aksi pembakaran rumah pengikut Islam Syiah oleh kelompok Islam Sunni di Sampang, Madura, Jawa Timur, meluas. Kali ini rumah yang dibakar massa milik Iklil Almilal, penasihat Islam Syiah di Kabupaten Sampang, teman dekat pimpinan Ustadz Syiah Tajul Muluk.

Pagi tadi madrasah Syiah di kampung Nangkernang Sampang Madura dibakar oleh sekelompok massa. Saat ini kondisi 130 Kepala Keluarga di kampung itu khawatir pembakaran mengancam keselamatan jiwa mereka. Sejak April lalu ribuan orang diduga berniat menyerang kampung Syiah yang dijadikan tempat kegiatan Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia, IJABI. Namun penyerangan urung terjadi karena aparat kepolisian telah membawa Ketua IJABI, Tajul Muluk ke Markas Kepolisian Sampang.

“Musola, rumah, juga ada toko, ada juga tempatnya anak-anak tidur di situ juga dibakar semua. pokoknya sudah nggak ada sama sekali. Tempat sekolah mereka juga dibakar. (Ada korban jiwa enggak, bang, yang dikabarkan?) Korban jiwa untuk sementara ini masih belum ada laporannya. Dan aparat juga nggak ada hanya satu dua orang katanya di sana. Seolah-olah membiarkan saja perbuatan mereka ini. Katanya hanya yang kelihatan hanya satu dua orang saja. Ada tentara,ada polisi, tapi hanya nonton saja.”

“Rumah saya juga ikut hangus saat ini. Tapi kami tidak melakukan perlawanan,” kata Iklil, Kamis (29/12) siang.

Menurut Iklil, rumah pimpinan Islam Syiah sendiri kini sudah rata dengan tanah dan tidak bisa ditempati sama sekali.

“Setelah membakar rumah Ustadz Tajul massa lalu bergerak menuju rumah saya dan membakar rumah saya,” terang dia.

Dilaporkan, petugas gabungan dari Polres Sampang dibantu TNI tidak bisa berbuat banyak mencegah aksi pembakaran rumah milik pengikut aliran Islam Syiah. Sebab, jumlah massa terlalu banyak. Rumah penasihat Syiah Iklil Almilal ini berjarak sekitar satu kilometer dari rumah kediaman pimpinan Islam Syiah Tajul Muluk.

“Pelaku pembakaran rumah pengikut Syiah ini tetap kelompok yang dulu yang menyerang pada tahun 2006 lalu,” kata Iklil Almilal.

Sementara itu, situasi di Desa Karang Gayam dan Desa Bluuran, Kecamatan Karangpenang, kini kian mencekam. Warga tidak berani keluar rumah. Iklil Almilal sendiri bersama ratusan pengikut Syiah lainnya, kini diungsikan oleh aparat polisi di salah satu rumah warga di Desa Karang Gayam. Mereka dalam penjagaan ketat anggota polisi.

Di antara para kelompok aliran Islam Syiah ini, terlihat beberapa anak-anak, orang jompo dan ibu hamil, bahkan binatang ternak piaraan mereka seperti sapi dan kambing juga diungsikan.

Filed in: Dunia Religi, Hot, Informasi, Kontroversi

Artikel Terkait:

No comments yet.

Leave a Reply